The post [Press Release] Sukses IPO, Fore Coffee Catat Oversubscription 200.63 Kali dan Auto Reject Atas (ARA) di Hari Pertama appeared first on Fore Coffee.
]]>
JAKARTA, 14 April 2025 – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (Fore Coffee), coffee chain premium affordable terkemuka, sukses mencatatkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Pencatatan ini menandai tonggak penting dalam perjalanan transformasi Fore Coffee menjadi perusahaan publik yang mengedepankan transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik.
“Kami sangat antusias menyambut babak baru ini bersama para investor. Strategi yang kami implementasikan adalah investasi jangka panjang untuk memperkokoh fondasi bisnis, memperluas jangkauan pasar, serta bagian dari komitmen Fore Coffee untuk terus berinovasi memberikan kualitas kopi premium yang terjangkau,” ujar Vico Lomar, CEO Fore Coffee.
Pada hari pertama perdagangan, saham FORE melesat ke zona hijau dan menyentuh auto reject atas (ARA). Saham FORE tercatat naik sebesar 34.04% ke level Rp252 per saham saat sesi perdagangan dibuka.
Tingginya minat investor tercermin dari kelebihan permintaan (oversubscription) mencapai mencapai lebih dari 200,63 kali dari 114.873 ribu investor yang tercatat berpartisipasi pada penjatahan terpusat pada 10 April 2025 yang mengacu pada data dari sistem e-IPO. Fore Coffee menjadi emiten ke-12 yang mencatatkan saham di BEI sepanjang tahun 2025 ini.
“Keputusan untuk terus melakukan proses IPO di tengah gejolak pasar global adalah keputusan yang terbaik. Keputusan ini tampak berlawanan dengan intuisi, tetapi diambil berdasarkan keyakinan yang teguh. IPO Fore Coffee ini akan menjadi contoh bahwa ada startup di Indonesia yang dikelola dengan baik, profitable, serta dijalankan dengan tata kelola yang baik; investornya tidak selalu memikirkan valuasi dan exit dan mengutamakan pertumbuhan yang berkelanjutan. Misi ke depan Fore Coffee adalah membuat Indonesia bangga. Melantai di bursa adalah langkah awal. Kita akan menjadi pemenang dan tuan rumah di negara sendiri, lalu akhirnya from Indonesia to the world,” kata Willson Cuaca, Komisaris Utama Fore Coffee serta Co-Founder dan Managing Partner East Ventures.
Keunggulan ini diperkuat dengan dukungan penuh dari East Ventures, salah satu firma venture capital terkemuka. Dukungan ini menghadirkan akses terhadap modal, sumber daya bersama, serta keahlian dari ekosistem luas East Ventures. Kondisi ini membuka peluang sinergi dan pertumbuhan lebih lanjut.
Melalui IPO ini, Fore Coffee berhasil menghimpun dana sebesar sekitar Rp353,44 miliar, dengan harga penawaran sebesar Rp188 per saham. Perusahaan menawarkan sebanyak 1,88 miliar saham baru atau setara dengan 21,08% dari total modal disetor dan ditempatkan penuh.
Mandiri Sekuritas dan Henan Putihrai Sekuritas bertindak sebagai joint lead underwriter, yang akan berperan sebagai perantara antara investor dan pasar modal.

Fundamental Kuat, Potensi Pasar Menjanjikan
Fore Coffee mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid dan konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Hingga September 2024, Fore Coffee telah mencapai:
Pertumbuhan ini mencerminkan efektivitas strategi ekspansi dan memperkuat posisi Fore Coffee di industri kopi nasional. Berdasarkan laporan Redseer Analysis (Desember 2024), pasar kopi Indonesia diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sebesar 11% hingga 2030, dengan potensi nilai pasar mencapai US$12,6 miliar atau sekitar Rp214 triliun. Perubahan preferensi konsumen dan tren gaya hidup semakin membuka peluang besar bagi pemain dengan fondasi kuat dan proposisi nilai yang relevan seperti Fore Coffee.
Oleh sebab itu, dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung ekspansi nasional, termasuk rencana pembukaan 140 gerai baru kopi di Indonesia dalam dua tahun ke depan, pengembangan lini bisnis baru melalui anak usaha, serta kebutuhan modal kerja perusahaan. Rincian alokasi dana sebagai berikut::
Fore Coffee menjalankan strategi pertumbuhan berbasis data dan riset pasar menyeluruh yang dieksekusi oleh tim pengembangan bisnis internal. Evaluasi performa gerai secara berkala memastikan ekspansi yang terukur dan bernilai tambah bagi bisnis jangka panjang. Pendekatan ini dilengkapi dengan inovasi berkelanjutan dari tim R&D dan pelatihan barista untuk menjaga konsistensi rasa dan kualitas produk di seluruh gerai.
***
Tentang Fore Coffee
Fore Coffee adalah perusahaan kopi rintisan yang berdiri sejak 2018 dengan model bisnis online-to-offline. Mengusung tagline “Grind the Essentials,” Fore Coffee mengajak masyarakat menghargai proses dan hal-hal esensial di tengah dunia yang cepat, melalui segelas kopi berkualitas. Sebagai pionir gerakan ramah lingkungan, Fore Coffee menghadirkan kopi lokal premium dengan harga terjangkau, menetapkan standar baru menikmati kopi. Dengan lebih dari 216 outlet di 43 kota di Indonesia, termasuk kota-kota tier 2 dan 3, serta 1 cabang di Singapura per September 2024, Fore Coffee berperan dalam memperkenalkan kultur dan gaya hidup kopi baru, dengan komitmen pada teknologi, keahlian, dan keberlanjutan.
Tentang East Ventures
East Ventures adalah perusahaan venture capital (VC) yang terbuka pada seluruh sektor (sector-agnostic) dan pelopor investasi startup Indonesia. Berdiri pada tahun 2009, East Ventures telah bertransformasi menjadi sebuah platform holistik yang menyediakan investasi tahap awal hingga tahap lanjutan untuk lebih dari 300 perusahaan teknologi di Asia Tenggara.
Sebagai perusahaan yang percaya pada ekosistem startup di Indonesia dan investor paling aktif di Asia Tenggara, East Ventures adalah pendukung awal perusahaan teknologi terkemuka di kawasan ini, seperti Tokopedia, Traveloka, Ruangguru, ShopBack, waresix, Xendit, IDN, Sociolla, Fore Coffee, Tech in Asia (diakuisisi oleh SPH), Kudo (diakuisisi oleh Grab), Loket (diakuisisi oleh Gojek), dan MokaPOS (diakuisisi oleh Gojek).
East Ventures dinobatkan sebagai VC berkinerja tinggi paling konsisten secara global oleh Preqin dan investor paling aktif di Asia Tenggara dan Indonesia oleh beberapa media. Selain itu, East Ventures merupakan perusahaan venture capital pertama di Indonesia yang menandatangani Principle of Responsible Investment (PRI) yang didukung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). East Ventures berkomitmen untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan membawa dampak positif kepada masyarakat melalui inisiatif dan praktik yang berlandaskan environmental, social and governance (ESG).
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
| Pheseline Felim
Head of Corporate Communications East Ventures Email: [email protected] |
Rhany Montolalu
Jr. Marketing Communication Manager Fore Coffee Email: [email protected] |
The post [Press Release] Sukses IPO, Fore Coffee Catat Oversubscription 200.63 Kali dan Auto Reject Atas (ARA) di Hari Pertama appeared first on Fore Coffee.
]]>The post [Press Release] Perusahaan Inkubasi East Ventures, Fore Coffee, Menarik 114.873 Investor Baru dan Oversubscribe 200,63 kali appeared first on Fore Coffee.
]]>
JAKARTA, 11 April 2025 – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (Fore Coffee), coffee chain premium affordable terkemuka di Indonesia, baru saja menyelesaikan penawaran umum yang berlangsung pada 8 – 10 April 2025. Penawaran umum ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari pelaku pasar ritel dalam penjatahan terpusat atau pooling, terlihat dari jumlah kelebihan permintaan atau oversubscribe 200,63 kali dan jumlah investor sebanyak 114.873 investor, berdasarkan data hingga 10 April 2025 yang diunduh dari sistem e-IPO.
“Penawaran IPO Fore Coffee yang menarik minat banyak investor menunjukkan bagaimana produk asli dari startup lokal dapat bergema kuat meskipun terjadi ketidakpastian di pasar modal. Keputusan yang berlawanan dengan intuisi untuk melanjutkan IPO ketika pasar IHSG berada pada titik terendah sejak pandemi membuahkan hasil,” kata Willson Cuaca, Komisaris Utama Fore Coffee serta Co-Founder dan Managing Partner East Ventures.
Fore Coffee yang memiliki kode emiten FORE, dijadwalkan akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 14 April 2025. Perusahaan menetapkan harga IPO sebesar Rp188 per lembar saham, sehingga berpotensi mengumpulkan dana hingga Rp353,44 miliar dari pelepasan 1,88 miliar lembar saham. Jumlah saham ini setara dengan 21,08% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh.
Dari dana hasil penawaran umum perdana saham ini, FORE akan menggunakannya untuk tiga keperluan utama. Sekitar Rp275 miliar dari total dana akan digunakan untuk memperluas jaringan outlet Fore Coffee dengan rencana membangun 140 outlet kopi baru di seluruh Indonesia secara bertahap dalam dua tahun ke depan.
Kemudian, perusahaan juga akan menggunakan Rp60 miliar dana hasil IPO untuk mengembangkan bisnis dengan membuka outlet donat baru melalui anak perusahaan, serta Rp18,44 miliar untuk modal kerja.
Mandiri Sekuritas dan Henan Putihrai Sekuritas bertindak sebagai joint lead underwriter, yang akan berperan sebagai perantara antara investor dan pasar modal.
***
Tentang Fore Coffee
Fore Coffee adalah perusahaan kopi rintisan yang berdiri sejak 2018 dengan model bisnis online-to-offline. Mengusung tagline “Grind the Essentials,” Fore Coffee mengajak masyarakat menghargai proses dan hal-hal esensial di tengah dunia yang cepat, melalui segelas kopi berkualitas. Sebagai pionir gerakan ramah lingkungan, Fore Coffee menghadirkan kopi lokal premium dengan harga terjangkau, menetapkan standar baru menikmati kopi. Dengan lebih dari 216 outlet di 43 kota di Indonesia, termasuk kota-kota tier 2 dan 3, serta 1 cabang di Singapura per September 2024, Fore Coffee berperan dalam memperkenalkan kultur dan gaya hidup kopi baru, dengan komitmen pada teknologi, keahlian, dan keberlanjutan.
Tentang East Ventures
East Ventures adalah perusahaan venture capital (VC) yang terbuka pada seluruh sektor (sector-agnostic) dan pelopor investasi startup Indonesia. Berdiri pada tahun 2009, East Ventures telah bertransformasi menjadi sebuah platform holistik yang menyediakan investasi tahap awal hingga tahap lanjutan untuk lebih dari 300 perusahaan teknologi di Asia Tenggara.
Sebagai perusahaan yang percaya pada ekosistem startup di Indonesia dan investor paling aktif di Asia Tenggara, East Ventures adalah pendukung awal perusahaan teknologi terkemuka di kawasan ini, seperti Tokopedia, Traveloka, Ruangguru, ShopBack, waresix, Xendit, IDN, Sociolla, Fore Coffee, Tech in Asia (diakuisisi oleh SPH), Kudo (diakuisisi oleh Grab), Loket (diakuisisi oleh Gojek), dan MokaPOS (diakuisisi oleh Gojek).
East Ventures dinobatkan sebagai VC berkinerja tinggi paling konsisten secara global oleh Preqin dan investor paling aktif di Asia Tenggara dan Indonesia oleh beberapa media. Selain itu, East Ventures merupakan perusahaan venture capital pertama di Indonesia yang menandatangani Principle of Responsible Investment (PRI) yang didukung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). East Ventures berkomitmen untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan membawa dampak positif kepada masyarakat melalui inisiatif dan praktik yang berlandaskan environmental, social and governance (ESG).
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
| Pheseline Felim
Head of Corporate Communications East Ventures Email: [email protected] |
Rhany Montolalu
Jr. Marketing Communication Manager Fore Coffee Email: [email protected] |
The post [Press Release] Perusahaan Inkubasi East Ventures, Fore Coffee, Menarik 114.873 Investor Baru dan Oversubscribe 200,63 kali appeared first on Fore Coffee.
]]>The post [Press Release] Fore Coffee Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia appeared first on Fore Coffee.
]]>
Investor Gathering PT Fore Kopi Indonesia Tbk (Fore Coffee)
PT Fore Kopi Indonesia Tbk melakukan paparan publik di Jakarta (21/03/2025). Dalam paparan publik perseroan menginformasikan bahwa Fore Coffee merupakan perusahaan food & beverages yang menawarkan produk kopi premium affordable di Indonesia dan Singapura dengan potensi pertumbuhan yang sangat besar.
Kiri-kanan: Oki Ramadhana (Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas), Roderick Purwana (Wakil Komisaris PT Fore Kopi Indonesia Tbk dan Managing Partner East Ventures), Willson Cuaca (Komisaris Utama PT Fore Kopi Indonesia Tbk dan Co-Founder dan Managing Partner East Ventures), Vico Lomar (Direktur Utama PT Fore Kopi Indonesia Tbk), Mohammad Fahmi (Direktur PT Fore Kopi Indonesia Tbk), dan Jurgantara Usman (Direktur PT Henan Putihrai Sekuritas) dalam Paparan Publik Penawaran Umum Perdana Saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk.
Jakarta, 21 Maret 2025 – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (Fore Coffee), coffee chain premium affordable, mengumumkan rencana untuk menggelar Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan mengambil langkah ini untuk mendukung aspirasi ekspansi yang lebih luas, serta memperkuat posisi di sektor pasar kopi premium yang terus berkembang.
Fore Coffee yang nantinya menggunakan kode saham FORE, rencananya akan mencatatkan sahamnya pada 11 April 2025 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui IPO ini, Fore Coffee akan menawarkan sebanyak 1.880.000.000 lembar saham, yang setara dengan 21,08% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Perusahaan menawarkan saham dengan rentang harga Rp160 – Rp202 per saham dengan potensi target perolehan dana IPO hingga Rp379,8 miliar. Periode penawaran awal (book building) dimulai pada tanggal 19 Maret sampai dengan 21 Maret 2025. Masa penawaran umum (indikatif) dimulai pada 26 Maret sampai dengan 9 April 2025.
“Kami melihat peluang besar di pasar kopi premium Indonesia, dan IPO ini akan memberikan kami sumber daya yang dibutuhkan untuk memanfaatkan peluang tersebut,” ujar Vico Lomar, CEO Fore Coffee.
Perusahaan akan mengalokasikan dana hasil IPO untuk berbagai keperluan, dengan 76% digunakan untuk memperluas jaringan outlet Fore Coffee di seluruh Indonesia. Ekspansi ini bertujuan memperkuat posisi Fore Coffee sebagai pemimpin pasar kopi premium di Indonesia dengan menghadirkan standar layanan terbaik, produk berkualitas, serta inovasi menu yang selaras dengan preferensi pelanggan. Perusahaan menargetkan segmen pasar yang mengutamakan pengalaman menikmati kopi dalam suasana modern dan nyaman. Fore Coffee berencana membuka sekitar 140 outlet kopi baru secara bertahap, dalam dua tahun ke depan.
Selain itu, perusahaan juga akan menggunakan 18% dana hasil IPO untuk mengembangkan bisnis dengan membuka outlet donat baru melalui anak perusahaannya, dan 6% untuk modal kerja.
Dalam tujuh tahun perjalanan, Fore Coffee telah mengukuhkan diri menjadi bagian budaya kopi di Indonesia, dan berkembang pesat dengan membuka 217 gerai yang tersebar di 43 kota di Indonesia dan Singapura per September 2024. Pertumbuhan signifikan ini diperkuat dengan pembukaan 61 outlet baru sepanjang 2024, menandai pertumbuhan outlet terbanyak secara year on year (YoY).
Strategi ini membuahkan pertumbuhan penjualan yang sangat kuat. Penjualan bersih melonjak Rp418 miliar atau 135% YoY menjadi Rp727 miliar per September 2024, dari Rp309 miliar pada September 2023. Mendorong penjualan bersih tumbuh rata-rata 112% per tahun, di periode 2021 sampai dengan 2023. Dari Rp107 miliar di 2021 menjadi Rp482 miliar di 2023.
Selain pertumbuhan penjualan, Fore Coffee juga berhasil meningkatkan laba secara signifikan. Laba kotor tumbuh Rp252 miliar (128%) YoY mencapai Rp447 miliar pada September 2024, dibandingkan Rp195 miliar pada September 2023. Rata-rata pertumbuhan laba kotor di periode 2021 sampai 2023 sebesar 122%. Pertumbuhan EBITDA Fore Coffee juga naik 187% secara YoY menjadi Rp135 miliar pada September 2024.
Strategi Fore Coffee Memimpin Pasar Kopi Premium

Kiri-kanan: Daniel Octavianus M. (Komisaris PT Fore Kopi Indonesia Tbk), Roderick Purwana (Wakil Komisaris PT Fore Kopi Indonesia Tbk dan Managing Partner East Ventures), Oki Ramadhana (Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas), Mohammad Fahmi (Direktur PT Fore Kopi Indonesia Tbk), Pie Chen (Direktur PT Fore Kopi Indonesia Tbk), Vico Lomar (Direktur Utama PT Fore Kopi Indonesia Tbk), Willson Cuaca (Komisaris Utama PT Fore Kopi Indonesia Tbk dan Co-Founder dan Managing Partner East Ventures), Jurgantara Usman (Direktur PT Henan Putihrai Sekuritas), Melisa Irene (Komisaris PT Fore Kopi Indonesia Tbk), David F. Audy (Komisaris Independen PT Fore Kopi Indonesia Tbk), Matthew Ardian (Direktur PT Fore Kopi Indonesia Tbk) dalam Paparan Publik Penawaran Umum Perdana Saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk
Berdasarkan laporan Redseer Analysis pada Desember 2024, pasar kopi Indonesia memiliki proyeksi tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 11% hingga lima tahun ke depan, dengan potensi market size mencapai USD 12,6 miliar (setara Rp206 triliun dengan kurs dollar Rp16,350).
Fore Coffee memahami bahwa kopi bukan sekadar minuman, melainkan bagian dari gaya hidup modern. Dengan tiga jenis outlet—flagship, medium, dan satellite—Fore Coffee menjangkau berbagai kebutuhan pelanggan yang beragam, dari tempat bersosialisasi hingga layanan grab-and-go bagi mereka yang aktif dan dinamis.
Keunggulan kompetitif Fore Coffee didukung oleh operational excellence, inovasi produk premium yang terjangkau, pemantauan kinerja outlet yang disiplin, serta berkontribusi pada ekonomi dan sosial Indonesia melalui bisnis yang berkelanjutan. Selain itu, optimalisasi interaksi digital melalui aplikasi meningkatkan efisiensi operasional, pengelolaan keuangan yang lebih baik, dan pemahaman pelanggan untuk respons pasar yang lebih cepat.
Di balik kesuksesan Fore Coffee, terdapat tim kepemimpinan yang terdiri dari para profesional berpengalaman dengan pemahaman mendalam tentang industri food and beverages (F&B). Tim ini memastikan eksekusi efektif dari strategi bisnis yang telah ditetapkan.
Kami percaya fondasi operasi yang kuat menjadi kunci untuk memberikan pengalaman kopi yang luar biasa. Kami berinvestasi dalam kualitas produk, inovasi, efisiensi dan yang terpenting komitmen kami dalam memberdayakan tim dan barista dengan pelatihan, pengembangan, dan peluang untuk tumbuh menjadi bagian dari keberlanjutan operasional perusahaan,” jelas Vico.
Dukungan dari investor terkemuka seperti East Ventures semakin memperkuat posisi Fore Coffee sebagai brand berdaya saing tinggi. Selain akses permodalan, kemitraan ini membuka peluang kolaborasi strategis dengan jaringan luas milik East Ventures, menciptakan potensi sinergi yang menguntungkan di masa depan.
“IPO Fore Coffee menjadi momen bersejarah yang mencerminkan kokohnya model bisnis berkelanjutan mereka. Kami yakin IPO ini akan mempercepat proses ekspansi Fore Coffee, membuka peluang untuk menjangkau lebih banyak pecinta kopi di seluruh Indonesia, dan memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin inovasi dalam industri kopi,” ungkap Willson Cuaca, Komisaris Utama Fore Coffee dan Co-Founder dan Managing Partner East Ventures.
Dalam transaksi ini, PT Mandiri Sekuritas dan PT Henan Putihrai Sekuritas bertindak sebagai joint lead underwriter dan akan berperan sebagai perantara antara investor dan pasar modal. Informasi lebih lanjut mengenai IPO, termasuk prospektus resmi, dapat diakses melalui situs web Fore Coffee.
***
Tentang Fore Coffee
Fore Coffee adalah perusahaan kopi rintisan yang berdiri sejak 2018 dengan model bisnis online-to-offline. Mengusung tagline “Grind the Essentials,” Fore Coffee mengajak masyarakat menghargai proses dan hal-hal esensial di tengah dunia yang cepat, melalui segelas kopi berkualitas. Sebagai pionir gerakan ramah lingkungan, Fore Coffee menghadirkan kopi lokal premium dengan harga terjangkau, menetapkan standar baru menikmati kopi. Dengan lebih dari 216 outlet di 43 kota di Indonesia, termasuk kota-kota tier 2 dan 3, serta 1 outlet di Singapura per September 2024, Fore Coffee berperan dalam memperkenalkan kultur dan gaya hidup kopi baru, dengan komitmen pada teknologi, keahlian, dan keberlanjutan.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Rhany Montolalu
Jr. Marketing Communication Manager
Fore Coffee
Email: [email protected]
The post [Press Release] Fore Coffee Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia appeared first on Fore Coffee.
]]>The post [Press Release] Fore Coffee Pimpin Pasar Kopi dengan Inovasi dan Konsistensi Produk Premium yang Terjangkau appeared first on Fore Coffee.
]]>Selama hampir tujuh tahun, Fore Coffee telah menjadi bagian dari budaya kopi masyarakat Indonesia, dan berhasil berkembang pesat dengan membuka 217 gerai yang sukses, tersebar di 43 kota di Indonesia dan Singapura per September 2024. Pertumbuhan signifikan ini diperkuat dengan pembukaan 61 gerai baru sepanjang 2024, menandai pertumbuhan outlet terbanyak secara year on year (YoY) Fore Coffee.
Pencapaian ini merupakan hasil pemahaman mendalam tim riset dan pengembangan (R&D), yang solid dalam mengembangkan beragam produk inovatif, menyesuaikan kebutuhan pelanggan dengan target pasar premium affordable.
Riset pasar secara mendalam adalah pijakan penting bagi Fore Coffee dalam menyusun strategi yang tepat sasaran. Strategi ini berawal dari studi lapangan dengan membandingkan produk sejenis di pasar regional dan global sebagai acuan kinerja pertumbuhan.
Fore Coffee kemudian mengevaluasi hasil riset dan melakukan serangkaian proses uji coba dengan berbagai biji kopi berkualitas tinggi yang dikurasi secara langsung dari berbagai wilayah di Indonesia, yang berasal dari Aceh Gayo, Toraja, dan Jawa Barat. Biji kopi tersebut telah melalui proses kurasi dari petani lokal di berbagai wilayah Indonesia. Setelah melalui proses evaluasi dan uji coba, Fore Coffee menciptakan beragam inovasi untuk memikat hati pelanggan baru, sekaligus mempertahankan loyalitas pelanggan setia.
“Setiap keputusan produk inovatif selalu dilakukan berdasarkan pemahaman mendalam terhadap pasar melalui analisis komprehensif serta pemantauan kinerja yang disiplin,” jelas Vico Lomar selaku CEO Fore Coffee.
Untuk memastikan standar pelayanan dan kualitas produk konsisten di semua outlet, Fore Coffee mengelola program Fore Training Facility. Program ini mencakup pelatihan intensif selama dua minggu, ditambah on-the-job training selama tiga bulan bagi para barista. Proses ini membuat setiap cangkir kopi Fore Coffee merupakan hasil perpaduan dari proses seleksi biji kopi yang ketat, inovasi rasa berdasarkan riset pasar, dan keahlian barista yang berstandar tinggi. Strategi ini memberikan Fore Coffee keunggulan kompetitif di antara banyak perusahaan coffee chain yang bermunculan dan kemampuan untuk menawarkan harga kompetitif, serta menempatkan perusahaan di posisi brand yang premium di mata pelanggan.
Kesuksesan Ragam Inovasi Produk Fore Coffee
Melalui inovasi produk secara berkelanjutan, Fore Coffee konsisten menghadirkan menu berkualitas sesuai dengan selera konsumen yang ditarget. Salah satu inovasi favorit pelanggan Fore Coffee adalah Butterscotch Sea Salt Latte, yang memiliki penjualan lebih dari 10 juta gelas sejak pertama kali Fore Coffee memperkenalkannya di 2022 sebagai produk unggulan. Inovasi ini sekarang melengkapi pilihan produk permanen yang dapat dinikmati di seluruh Indonesia.
Menutup tahun 2024, Fore Coffee meluncurkan inovasi terbaru, The Tani Series. Sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan kopi berkualitas di seluruh Indonesia, Fore Coffee merancang The Tani Series dengan harga Rp 24.000, agar pelanggan dapat menikmati produk premium terjangkau.
Selain itu, Fore Coffee tetap fokus pada penyediaan berbagai produk kopi berkualitas tinggi, seperti Fore Classic Coffee, Fore Signature Coffee, serta Fore Seasonal & Collaboration. Fore Coffee juga mempertahankan diversifikasi produk non-kopi untuk segmen anak-anak dan makanan melalui Fore Deli. Diversifikasi ke pasar baru membuat perusahaan dapat memperluas basis pelanggan, melengkapi penawaran minuman kopi yang ada sekaligus memperkuat keunggulan kompetitif dalam industri food and beverages (F&B).
Vico yakin tahun 2025 menjadi momen yang tepat bagi Fore Coffee untuk semakin agresif menyasar pertumbuhan bisnis, karena potensi pertumbuhan industri kopi semakin besar dengan dorongan berkembangnya budaya kopi dan gaya hidup yang mendukung ekspansi bisnis. Berdasarkan laporan Redseer Analysis, pasar kopi Indonesia memiliki proyeksi tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 11% hingga 2030.
Misi untuk menghadirkan pengalaman ngopi yang personal, premium, dan terjangkau telah dilakukan sejak pendirian perusahaan ini oleh ideasi Willson Cuaca, Managing Partner & Co-Founder East Ventures, bersama Otten Coffee, salah satu perusahaan portofolio East Ventures. Fore Coffee akan terus hadir dengan produk F&B yang berkualitas untuk menjawab perubahan preferensi masyarakat Indonesia yang semakin menyukai kopi roasted out-of-home dan berinteraksi sosial.
***
Tentang Fore Coffee
Fore Coffee adalah perusahaan kopi rintisan yang berdiri sejak 2018 dengan model bisnis online-to-offline. Mengusung tagline “Grind the Essentials,” Fore Coffee mengajak masyarakat menghargai proses dan hal-hal esensial di tengah dunia yang cepat, melalui segelas kopi berkualitas. Sebagai pionir gerakan ramah lingkungan, Fore Coffee menghadirkan kopi lokal premium dengan harga terjangkau, menetapkan standar baru menikmati kopi.
Dengan lebih dari 217 outlet di 43 kota di Indonesia, termasuk kota-kota tier 2 dan 3, serta 1 cabang di Singapura, Fore Coffee berperan dalam memperkenalkan kultur dan gaya hidup kopi baru, dengan komitmen pada teknologi, keahlian, dan keberlanjutan.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Rhany Montolalu
Jr. Marketing Communication Manager
Fore Coffee
Email: [email protected]
The post [Press Release] Fore Coffee Pimpin Pasar Kopi dengan Inovasi dan Konsistensi Produk Premium yang Terjangkau appeared first on Fore Coffee.
]]>The post [Press Release] Fore Coffee: Strategi Inovasi Dalam Ekspansi untuk Memimpin Industri F&B Indonesia appeared first on Fore Coffee.
]]>Menanggapi Perubahan Pasar dan Tren Konsumsi
Indonesia, dengan pertumbuhan pasar kopi yang pesat, menjadi salah satu pemain utama di industri global. Menurut laporan Redseer Analysis, pasar kopi Indonesia diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 11% hingga 2030.
Menanggapi tren ini, Fore Coffee fokus menyediakan produk kopi berkualitas tinggi, mulai dari Fore Classic Coffee dan Fore Signature Coffee hingga berbagai inovasi musiman serta kolaborasi yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
CEO Fore Coffee, Vico Lomar, menegaskan, “Strategi kami mengintegrasikan inovasi, keterlibatan komunitas, dan keunggulan operasional untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, tidak hanya dalam volume tetapi juga kualitas pengalaman konsumen.”
Sebagai pionir pergeseran tren konsumsi kopi yang dikenal sebagai third wave coffee movement, Fore Coffee hadir untuk menjawab perubahan preferensi masyarakat urban Indonesia yang semakin menyukai kopi roasted out-of-home. Inisiatif ini merupakan hasil ideasi Willson Cuaca, Managing Partner & Co-Founder East Ventures, bersama Otten Coffee, salah satu perusahaan portofolio East Ventures, dengan visi menghadirkan pengalaman ngopi yang personal, premium, dan terjangkau.
Ekspansi Fore: Menghubungkan Nusantara Lewat Kopi
Sejak pendiriannya pada 2018, Fore Coffee telah berkembang pesat dengan membuka 217 gerai yang tersebar di 43 kota di Indonesia dan Singapura per September 2024. Hal ini terlihat pada tahun 2024 yang menjadi tonggak penting dengan ekspansi terbesar sejak pandemi Covid-19, dimana perusahaan mencatat pertumbuhan year-on-year tertinggi dengan membuka 61 gerai baru, termasuk flagship store yang dirancang sebagai social hub, memberikan kesempatan bagi konsumen untuk menikmati pengalaman yang lebih berarti saat bersosialisasi.
Dengan strategi ekspansi tiga tingkat, Fore Coffee hadir di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Jogja (Tier 1), ibu kota provinsi (Tier 2), hingga kota besar lainnya di berbagai provinsi (Tier 3), untuk memperluas jaringan gerainya ke seluruh Indonesia. Upaya ini menunjukkan komitmen Fore Coffee untuk menjangkau masyarakat di seluruh penjuru negeri, tidak terbatas pada Pulau Jawa, demi memperkuat hubungan dengan konsumen di berbagai daerah.
Ekspansi ini terdiri dari 9 flagship outlet yang juga berperan sebagai social hub dan didesain untuk menawarkan pengalaman yang unik dan berkesan untuk para konsumen. Outlet ini tersebar di Jawa-Bali, Sulawesi, dan Kalimantan. Ada pula medium store outlet yang berlokasi strategis yang menyediakan akses mudah dan nyaman untuk konsumen. Terdapat 111 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Tercatat per tahun 2024, Fore Coffee juga membuka 97 satellite outlet yang mengimplementasi konsep grab-and-go.
Tak hanya itu, Fore Coffee juga mengedepankan praktik keberlanjutan dalam operasional bisnisnya, mulai dari penggunaan kemasan yang ramah lingkungan hingga pemberdayaan petani. Salah satu inisiatif terbaru adalah “Pak Tani Ngopi di Jakarta” untuk mendukung petani kopi Jawa Barat, salah satu pemasok biji kopi Fore Coffee, dengan pelatihan dan pengembangan pemasaran, mencerminkan komitmennya terhadap pemberdayaan komunitas lokal dan keberlanjutan di masing-masing daerah.
Kolaborasi dengan Ahli untuk Inovasi dan Operasional yang Lebih Baik
Fore Coffee, didukung oleh tim riset dan pengembangan yang solid serta barista berpengalaman, secara konsisten menghadirkan menu berkualitas yang sesuai dengan selera konsumen. Untuk memastikan standar pelayanan dan kualitas produk yang konsisten, Fore Coffee mengelola program Fore Training Facility, yang mencakup pelatihan intensif selama dua minggu dan on-the-job training selama tiga bulan bagi para barista.
Selain itu, pada tahun 2023, Fore Coffee meluncurkan Fore Grind Master, sebuah kompetisi tahunan yang menampilkan keahlian dan kreativitas barista. Ajang ini telah menjadi salah satu acara bergengsi di industri kopi nasional, dengan lebih dari 300.000 penonton di YouTube. Tak hanya itu, Fore Coffee juga menggandeng Mikael Jasin, pemegang gelar World Barista Champion tahun 2024, untuk mengembangkan dan memantapkan kematangan operasional kedai, serta mendorong inovasi produk dan layanan.
Memperkenalkan Budaya Kopi Indonesia ke Dunia
Sebagai bagian dari ekspansi global, Fore Coffee membuka gerai pertama di Singapura pada November 2023 di Bugis Junction. Dengan inovasi, teknologi, dan komitmen keberlanjutan, Fore Coffee optimis memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri kopi global.
Vico Lomar menutup pernyataannya dengan mengatakan, “Keberlanjutan adalah faktor kunci untuk memastikan kesuksesan jangka panjang dalam industri kopi. Kami percaya bahwa keberhasilan Fore Coffee di masa depan tidak hanya akan didorong oleh inovasi produk, tetapi juga oleh kontribusi kami terhadap kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat kopi Indonesia.”
***
Tentang Fore Coffee
Fore Coffee adalah perusahaan kopi rintisan yang berdiri sejak 2018 dengan model bisnis online-to-offline. Mengusung tagline “Grind the Essentials,” Fore Coffee mengajak masyarakat menghargai proses dan hal-hal esensial di tengah dunia yang cepat, melalui segelas kopi berkualitas. Sebagai pionir gerakan ramah lingkungan, Fore Coffee menghadirkan kopi lokal premium dengan harga terjangkau, menetapkan standar baru menikmati kopi.
Dengan lebih dari 217 outlet di 43 kota di Indonesia, termasuk kota-kota tier 2 dan 3, serta 1 cabang di Singapura, Fore Coffee berperan dalam memperkenalkan kultur dan gaya hidup kopi baru, dengan komitmen pada teknologi, keahlian, dan keberlanjutan.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Rhany Montolalu
Jr. Marketing Communication Manager
Fore Coffee
Email: [email protected]
The post [Press Release] Fore Coffee: Strategi Inovasi Dalam Ekspansi untuk Memimpin Industri F&B Indonesia appeared first on Fore Coffee.
]]>The post [Siaran Pers] Pertama di Indonesia! Inovasi Minuman Kopi Beraroma Parfum Hadir dari Kolaborasi Fore Coffee & HMNS appeared first on Fore Coffee.
]]>Fore Coffee & HMNS, memiliki semangat yang sama dalam menghadirkan inovasi untuk masyarakat Indonesia. Kini keduanya berinisiatif melakukan inovasi dan menghadirkan produk minuman aromatik yang menggabungkan pengalaman sensori rasa dan penciuman melalui minuman kopi dan parfum. Inovasi produk ini merupakan gebrakan pertama di Indonesia yang unik dan belum pernah ada sebelumnya.
“Kami bangga dapat berkolaborasi dengan sesama brand lokal Indonesia untuk menghadirkan sesuatu yang benar-benar unik. Melalui kolaborasi ini, kami konsisten membawa DNA inovasi Fore Coffee dengan mempersembahkan minuman pertama di Indonesia yang terinspirasi dari parfum. Kami berharap produk ini memberikan pengalaman sensori unik bagi seluruh konsumen Indonesia dengan eksplorasi indera. Ini adalah wujud kebanggaan kami sebagai brand lokal, dan komitmen kami untuk terus mendorong inovasi bersama HMNS.” Rendy Mulyana, VP Brand Marketing Fore Coffee
“Bercerita tentang produk khas Indonesia selalu menjadi misi dari HMNS dan Fore. Dua brand Indonesia yang mencoba bercerita melalui setiap kreasi kita. Kali ini, HMNS dan Fore bersatu untuk membawa cerita produk Indonesia ke dalam minuman beraroma. Sebuah series yang dinamakan For every HMNS : The Creation. Kita berharap kolaborasi ini bisa memberi warna dan wangi baru dalam industri coffee dan parfum di Indonesia” Rizky Arief Dwie Prakoso – CEO HMNS
Produk kolaborasi ini menghadirkan 3 menu baru yang terdiri dari 1 coffee dan 3 non-coffee, yaitu:
Menu kolaborasi ini sudah dapat dinikmati mulai 24 September 2024 hingga 2 bulan kedepan. Selain itu, kolaborasi ini sekaligus menghadirkan merchandise edisi khusus jumlah terbatas yaitu refillable pocket perfume. Bagi customer yang membeli di Fore Coffee bisa sekaligus mendapatkan isi 8ml untuk 2 varian best seller HMNS yaitu Farhampton dan Darker Shade of O.
Tentang Fore Coffee
Fore Coffee adalah startup kopi retail yang didirikan pada tahun 2018 yang berbasis online-to-offline. Melalui tagline ‘Grind the Essentials’, Fore Coffee mengajak konsumen untuk fokus dan menghargai proses dan hal-hal yang berarti di dalam kehidupan di tengah dunia yang serba cepat, melalui segelas kopi berkualitas. Fore Coffee hadir untuk memberikan standar baru dalam menikmati kopi dengan memanfaatkan teknologi, keahlian dan pengalaman dalam meracik kopi. Menggunakan 100% biji kopi Arabika dari petani lokal Indonesia, biji kopi Fore Coffee diolah secara sempurna hingga disajikan oleh barista handal menjadi segelas kopi spesial untuk penikmat kopi Indonesia.
Tentang HMNS
HMNS atau yang dibaca “humans” merupakan local brand yang berdiri sejak tahun 2019. Dalam pembuatan parfumnya, HMNS menggabungkan berbagai bahan – bahan alami dari Indonesia, sehingga menciptakan aroma yang unik dan elegan. Menggunakan teknik ‘Storytelling’ dengan cerita yang unik di setiap campaign-nya, baik membawa unsur budaya maupun pengalaman pribadi, memberikan kedekatan antara HMNS dengan audience, sehingga kedekatan emosional dapat terbentuk di antara keduanya.
Kontak Media:
Fore Coffee:
Rhany Montolalu, Jr. Manager Brand Marketing Communication – 081287679317
HMNS:
Iqsal Praja, MERC (Marketing Engineering & Research Centre) and Campaign Supervisor – 082123340994
The post [Siaran Pers] Pertama di Indonesia! Inovasi Minuman Kopi Beraroma Parfum Hadir dari Kolaborasi Fore Coffee & HMNS appeared first on Fore Coffee.
]]>The post [Press Release] Fore Coffee Pertahankan Ekspansi Bisnis Melalui Konsep Inovatif Rental Revenue Sharing appeared first on Fore Coffee.
]]>Kemitraan Rental Revenue Sharing memungkinkan investor untuk berkolaborasi dengan Fore Coffee dengan menyediakan fasilitas yang diperlukan, sementara Fore Coffee mengelola operasional dan branding. Model ini memastikan hubungan yang saling menguntungkan, menyelaraskan kepentingan kedua belah pihak dalam mencapai kesuksesan bisnis.
“Konsep inovatif yang sepenuhnya milik kami ini lahir dengan tujuan untuk saling menguntungkan antara kami dengan para mitra bisnis. Saat ini, konsep ini mencerminkan komitmen kami terhadap pertumbuhan inovatif dan kolaborasi komunitas. Model ini tidak hanya memungkinkan kami untuk memperluas jejak, tetapi juga menyediakan peluang yang sangat baik bagi mitra untuk bergabung dengan Fore Coffee dalam memberikan pengalaman kopi yang luar biasa sambil berbagi kesuksesan usaha,” jelas Vico Lomar, Co-Founder & CEO, Fore Coffee.
“Ini bukan model waralaba, melainkan sebuah pendekatan kemitraan unik dimana Fore Coffee dan mitra investor berbagi tanggung jawab dan manfaat. Dengan memisahkan kepemilikan aset dan manajemen operasional, Fore Coffee memastikan bahwa setiap mitra dapat fokus pada keunggulan mereka. Model ini menyediakan cara yang fleksibel dan tidak terlalu padat modal bagi investor untuk memasuki bisnis kopi yang menguntungkan, didukung oleh brand dan keahlian operasional Fore Coffee,” tambah Vico.
Berikut beberapa perbedaan kunci dan keunikan konsep kemitraan Rental Revenue Sharing dibandingkan dengan model waralaba konvensional:
Kepemilikan dan Hak Kendali:
Model Pendapatan:
Tanggung Jawab Operasional:
Biaya Awal dan Berkelanjutan:
Otonomi Bisnis:
Tanggung Jawab Ketenagakerjaan:
Klausul Non-Kompetisi:
Konsep ini telah terbukti berhasil sejak bulan Desember 2021, dengan 10% dari total 208 outlet operasional yang tersebar di lebih dari 30 kota mengadopsi model kemitraan Rental Revenue Sharing. Pihak yang tertarik dapat mengajukan permohonan melalui email pengantar ke [email protected]
“Dalam peta ritel F&B yang kompetitif saat ini, merk dan perusahaan perlu lebih teliti dalam mempelajari cara paling cocok dan model bisnis paling sesuai. Konsep ‘Rental Revenue Sharing’ ini telah efektif dan efisien memenuhi semua kriteria kami. Konsep inovatif ini mungkin tidak cocok untuk orang lain, itulah sebabnya ini dirancang khusus untuk Fore Coffee karena ini adalah cara kami melihat pertumbuhan bisnis secara vertikal dan horizontal,” tutup Vico.
The post [Press Release] Fore Coffee Pertahankan Ekspansi Bisnis Melalui Konsep Inovatif Rental Revenue Sharing appeared first on Fore Coffee.
]]>The post Spesial Hari Kartini! Fore Coffee Ajak Konsumen Perempuan Mengenal Industri Kopi appeared first on Fore Coffee.
]]>Berkembangnya zaman dan teknologi membuat perempuan harus dapat beradaptasi dengan baik mulai dari pendidikan, karir, hingga menjalani kehidupan sehari-hari. Merayakan Hari Kartini tidak hanya sekadar menggunakan kebaya saja, tetapi juga bisa dalam berbagai cara, termasuk memahami industri kopi. Salah satunya melalui acara Women in Coffee dalam menyambut Hari Kartini tahun ini.
Women in Coffee diisi oleh dua perempuan hebat yaitu Sabrina Mayang dan Marchieta Almathea, Top 6 Finalist Fore Grind Master 2023. Mereka menjadi salah dua dari perwakilan para perempuan hebat yang jadi bagian dari Fore Coffee.
Keduanya tak hanya aktif sebagai Barista Fore Coffee, tetapi juga menjalani berbagai kegiatan lainnya seperti melakukan hobi di luar pekerjaannya bahkan melanjutkan studi pendidikan yang tinggi. Tak hanya itu, keduanya juga selalu mengeksplorasi diri supaya terus berkembang dan diakui di industri kopi.
Para peserta yang hadir begitu antusias mengikuti rangkaian acara. Mulai dari mendengarkan pemaparan materi dari kedua pembicara, mengetahui apa itu coffee essentials, belajar membuat Latte Art dan mengikuti challenge-nya hingga sharing session tentang seluk-beluk industri kopi Indonesia yang saat ini tidak hanya sekadar segelas minuman saja, tetapi sudah menjadi bagian dari kita dalam menikmati dan merayakan hal-hal yang penting di setiap harinya.
Keseruan acara ini juga berkat kolaborasi antara Fore Coffee dengan Girls Beyond, komunitas Gen-Z Millenial yang berfokus dalam memberikan wadah bagi perkembangan karir dan self development bagi seluruh perempuan di Indonesia.
Melalui komunitas Fore Circle, siapa saja bisa jadi bagian buat belajar banyak hal di dunia kopi dan membuka koneksi baru yang lebih luas. Bahkan, kamu bisa ikut andil dalam memberikan dampak yang esensial dan berkelanjutan. Nah, kalau ingin ikut keseruan seperti Women in Coffee dalam merayakan Hari Kartini edisi tahun ini, kamu bisa follow semua sosial media Fore Coffee, ya. Jangan sampai ketinggalan keseruan acara Fore Circle lainnya. See ya, Fore Friends!
The post Spesial Hari Kartini! Fore Coffee Ajak Konsumen Perempuan Mengenal Industri Kopi appeared first on Fore Coffee.
]]>The post Press Release | Fore Coffee Resmi Kantongi Sertifikat Halal untuk Menjamin Kualitas bagi Pelanggan appeared first on Fore Coffee.
]]>Oleh karenanya, untuk meningkatkan jaminan terhadap upaya menjaga keunggulan tersebut, Fore Coffee telah mendapatkan sertifikasi halal Grade A untuk semua produk yang terdaftar. Proses ini melibatkan tahapan audit dan pemeriksaan rantai pasokan secara ketat dari Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang mandiri dan kredibel di Indonesia.
Sertifikasi halal menjadi langkah strategis bagi Fore Coffee dalam memastikan bahwa setiap produk yang disajikan memenuhi standar kehalalan yang tinggi. Standar kehalalan ini mengacu kepada Undang-undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).
Keputusan Fore Coffee untuk bersertifikasi halal bukanlah sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen terhadap kebutuhan pelanggan. Langkah ini sesuai dengan ketetapan peraturan Undang-undang, memberikan kredibilitas halal pada produk.
Sebab, menurut isi Pasal 4 dari undang-undang yang dimaksud, semua produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di Indonesia wajib memiliki sertifikat halal. Pasal tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi konsumen, mengingat pentingnya aspek kehalalan dalam pandangan banyak konsumen Muslim yang ada di Indonesia.
Berdasarkan isi Bab 3 dari Undang-undang Republik Nomor 33 Tahun 2014 mengenai hal yang sama, sebuah produk dapat dikategorikan sebagai halal jika semua bahan baku dalam sebuah produk memenuhi syariat Islam. Syarat ini berlaku untuk sanitasi lingkungan produksi yang melarang keberadaan unsur najis pada setiap infrastruktur maupun tahapan pembuatan produk.
Selain itu, standar kehalalan tersebut juga mencakup tahap pengemasan serta distribusi produk, sebab kandungan dalam kemasan akan berinteraksi langsung dengan minuman yang akan dikonsumsi oleh pelanggan.
Maka dari itu, sebagai wujud kepatuhan terhadap undang-undang yang berlaku, Fore Coffee memegang sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang terdaftar dengan nomor LPPOM-00160233461223 dan berlaku hingga 27 Desember 2027 untuk semua cabang di Indonesia. Kemudian, untuk memenuhi ketentuan dari Pasal 25 UU RI Nomor 33 Tahun 2014 yang mewajibkan badan usaha mencantumkan label halal pada produk yang lolos audit dan resmi terdaftar, konsumen dapat menemukan label halal di setiap produk Fore Coffee.
Sertifikat ini menjadi bukti bahwa setiap tahapan produksi, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses penyajian, telah memenuhi persyaratan halal. Konsumen dapat dengan yakin menikmati setiap sajian kopi Fore Coffee tanpa keraguan mengenai kehalalannya.
Fore Coffee tidak hanya memprioritaskan kehalalan produk, tetapi juga mendukung kebutuhan dan preferensi konsumen. Komitmen untuk selalu memberikan kualitas terbaik diwujudkan melalui penerimaan setiap masukan dari konsumen. Feedback dari konsumen dianggap sebagai pembelajaran berharga untuk terus meningkatkan pelayanan dan produk yang disajikan.
Winda Sardjono selaku QA Manager dari Fore Coffee juga menuturkan keyakinannya tentang manfaat dari sertifikasi halal yang telah dimiliki oleh Fore Coffee, “Dengan mengambil langkah untuk men-declare Fore Coffee sebagai brand Halal melalui sertifikasi Halal yang dikeluarkan oleh BPJPH melalui MUI selaku LPH dalam rangka Wajib Sertifikasi Halal 2024, saya percaya bahwa kepercayaan konsumen terhadap produk yang kami sajikan akan lebih meningkat lagi. Tentunya, ini juga akan memberi mereka rasa aman karena setiap proses yang dilewati sudah pasti terjamin dan tercermin dalam produk yang konsumen konsumsi.”
Fore Coffee tidak hanya berhenti pada penerimaan sertifikasi halal, melainkan berkomitmen untuk terus mematuhi standar halal secara konsisten dan berkesinambungan. Dalam rangka memenuhi semua ketentuan tersebut, Fore Coffee bertekad untuk memastikan bahwa kehalalan produk menjadi prioritas utama dalam setiap aspek operasionalnya melalui penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), penggunaan bahan-bahan baku yang sesuai standar Halal, dan melaksanakan Proses Produk Halal (PPH) secara menyeluruh.
Dengan langkah-langkah ini, Fore Coffee tidak hanya menjadi pilihan bagi pecinta kopi, tetapi juga mewujudkan nilai-nilai kepercayaan dan kualitas yang tinggi. Sertifikasi halal menjadi langkah strategis yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga mengukuhkan posisi Fore Coffee sebagai pelopor dalam menjaga standar kehalalan dalam industri kopi di Indonesia.
The post Press Release | Fore Coffee Resmi Kantongi Sertifikat Halal untuk Menjamin Kualitas bagi Pelanggan appeared first on Fore Coffee.
]]>The post Press Release | Fore Coffee Meriahkan Singapura dengan Pembukaan Gerai Internasional Perdana appeared first on Fore Coffee.
]]>Turut hadir meramaikan pencapaian historis ini, Vico Lomar (Co-Founder & CEO, Fore Coffee), Sandiaga Salahuddin Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia), Suryopratomo (Duta Besar Republik Indonesia untuk Negara Singapura), serta Cinta Laura (Social & Sustainability Ambassador), bersama-sama melakukan prosesi pemotongan pita sebagai tanda resmi buka gerai, dan menyaksikan penampilan tarian tradisional yang menggabungkan koreografi khas Jawa Barat, Aceh, dan Toraja secara apik, sebagai simbol asal muasal biji kopi pilihan Fore Coffee dari tiga daerah Indonesia yang berbeda.
Dalam kata sambutannya, Vico Lomar, Co-Founder & CEO, Fore Coffee, menyoroti peran penting kehadiran gerai internasional perdana Fore Coffee sebagai wadah untuk merayakan keanekaragaman sembari mengenalkan kultur kopi Indonesia kepada penggemar kopi di Singapura. “Gerai perdana Fore Coffee mengemban misi untuk tidak hanya menyajikan rangkaian suguhan menu kopi unggulan Fore Coffee yang dicintai oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kopi dan budaya Indonesia.”
Hal tersebut diamini oleh Sandiaga Salahuddin Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia), yang menegaskan kembali pentingnya promosi produk lokal untuk mendorong popularitas pariwisata Indonesia. “Saya sungguh senang bisa hadir di sini dan menjadi saksi pembukaan gerai Fore Coffee perdana di luar Indonesia. Ini benar-benar sebuah momen istimewa dan tak terlupakan. Fore Coffee berkomitmen untuk membawa kopi terbaik Indonesia ke seluruh dunia karena kita membutuhkan lebih banyak ekspor untuk biji kopi kita. Indonesia memiliki potensi untuk memperkuat reputasi global akan hasil biji kopi yang tentunya bersaing dengan biji kopi asal Brasil dan Vietnam. Saya berharap hari ini kita dapat mulai mengoptimalkan gerai ini untuk mengedukasi dan memperkenalkan masyarakat Singapura dengan budaya kopi Indonesia yang kaya dan indah. Selamat kepada Fore Coffee. Mari perkenalkan kopi terbaik Indonesia dan budaya kopi kepada dunia!”
Sebagai tanda perkenalan dengan masyarakat Singapura, Fore Coffee menghadirkan jajaran minuman unggulan yang telah jadi favorit di kalangan penikmat kopi di Indonesia, seperti Gula Aren Latte, Pandan Oat Latte, dan Butterscotch Sea Salt Latte, yang dibanderol mulai dari SGD 4,50. Menu-menu unggulan ini diramu ulang dengan fresh twist karena telah disesuaikan dengan preferensi rasa dari masyarakat Singapura melalui serangkaian FGD (Flavor Group Discussion) yang turut jadikan nutri-grade level sebagai pedoman pembuatan resep, sehingga citarasa pun bukan saja semakin nikmat tapi juga mindful.
Gerai kopi Fore secara konsisten mewujudkan standar gerai kopi Fore di Indonesia. Dibangun dari 430kg gelas plastik bekas Fore yang didaur ulang, gerai ini juga secara aktif mempromosikan budaya kopi Indonesia melalui pojok edukasi khusus dan infusi budaya kopi Indonesia yang kaya. Untuk lebih memanjakan para pelanggannya, Fore Coffee juga menawarkan promosi spesial khusus untuk pengguna pertama aplikasi Fore Coffee di Singapura. Harga khusus SGD 2,99 tersedia untuk pembelian cangkir pertama.
“Perjalanan Fore Coffee baru saja dimulai. Kami menjalankan asas sustainabilitas dalam berekspansi dan menjalankan operasional gerai internasional kami. Kami bercita-cita untuk memperkenalkan budaya kopi Indonesia ke seluruh dunia. Pembukaan gerai internasional kami di Singapura adalah bukti nyata dari komitmen kami untuk menjadikan kopi Indonesia sebagai bagian dari gaya hidup global. Kami mengundang semua pecinta kopi dan penggemar budaya untuk bergabung dengan kami dalam merayakan momen bersejarah ini,” tutup Vico.
The post Press Release | Fore Coffee Meriahkan Singapura dengan Pembukaan Gerai Internasional Perdana appeared first on Fore Coffee.
]]>